Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

Merayakan Perjalanan 29 Tahun KOKESMA

Tepat pada Tanggal 20 Juni 2023  Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa (Kokesma) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa telah berdiri selama 29 tahun, dan pada tanggal 24 Juni 2023 menjadi hari yang penuh kegembiraan karena Kokesma dapat merayakan acara milad ke-29 mereka. Acara tersebut memberikan momen yang tak terlupakan yang diisi dengan acara tumpengan, doa bersama serta penampilan memukau dari setiap departemen yang ada. Pemotongan Tumpeng Perayaan dimulai dengan suasana penuh haru saat acara tumpengan dan berdoa bersama anggota. Dengan doa-doa yang khusyuk, para anggota Kokesma berharap agar organisasi ini terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Setelah momen yang khidmat tersebut, panggung pun dikuasai oleh kegiatan yang menampilkan penampilan hebat dari setiap departemen Kokesma. Departemen Keorganisasian membuka pertunjukan dengan nyanyian lagu bahasa Jawa yang menggetarkan hati penonton. Departemen Keuangan menyusul dengan bernyanyi lagu bahas...

Kokesma dalam JAMKOPNAS 2022

Kegiatan Kokesma dalam Jambore Kopma Nasional ( JAMKOPNAS)  [18 Juni  - 10 Juli 2022]           Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan Jambore Kopma Nasional ( JAMKOPNAS). JAMKOPNAS adalah salah satu kegiatan generasi muda koperasi yang berada dibawah naungan Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI). Jambore Kopma Nasional diadakan sebagai upaya menjaga dan meningkatkan eksistensi koperasi mahasiswa di era globalisasi saat ini. Tujuan diselenggarakannya JAMKOPNAS adalah sebagai ajang perlombaan dan forum silahturahmi antar Koperasi mahasiswa di Indonesia. Kegiatan Jambore Kopma Nasional tahun 2022 ini, bertemakan "Pemulihan Koperasi Mahasiswa Indonesia Sebagai Penguat Ekonomi Indonesia", diadakan dari tanggal 31 Juli – 3 Agustus 2022.            Kemudian untuk Perwakilan dari Anggota Kokesma yang berhasil lolos seleksi mengikuti kegiatan Lomba Jambore Kopma Nasional adal...

Kilas Balik Studi Banding yang diadakan Kokesma Untirta

    Departemen HUMED (Humas dan Media) bidang Humas Eksternal, Kokesma Untirta akan segera melaksanakan program kerja Studi Banding. Sebelumnya apasih Studi Banding itu? Apa saja yang biasanya dilakukan dalam studi banding Koperasi Mahasiswa itu? Yuk simak Kokesmania! Studi Banding berasal dari kata Study (Belajar) dan Banding, yang berarti proses belajar membandingkan objek yang dibandingkan. Studi Banding dilakukan dengan mempelajari suatu hal ataupun ilmu yang sama dan berbeda, berbagi pengalaman sharing dll. Yang mana bertujuan sebagai evaluasi dan memperbaiki kekurangan yang mendukung kemajuan organisasi/ instansi. Studi banding juga bisa diartikan sebagai riset terhadap suatu hal. Studi banding merupakan kegiatan belajar ke suatu tempat yang berada di luar intansi itu sendiri. Seperti Kokesma, yang merupakan organisasi Koperasi Mahasiswa (KOPMA) yang berinstansi di Untirta. Manfaat dari Studi Banding sendiri antara lain, menambah wawasan dari membandingkan tempat lain, m...

KOPINDO Jalin Silahturahmi ke KOKESMA UNTIRTA

Ketua Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Bapak Pendi Yusup Mukhtar Efendi melakukan kunjungan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten dalam rangka menjalin silahturahmi dengan Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa  (KOKESMA) UNTIRTA pada Jumat (22/9/2017). Silaturahmi  yang terjadi antara pihak kopindo dan kokesma untirta menghasilkan suatu kesepakatan, yaitu membangun komunikasi antara sekunder (KOPINDO) dengan primer (KOKESMA). “Kesannya itu seharusnya kaya raya nih koperasi. Karena mahasiswa nya banyak, asetnya ada, anggotanya ada. “ ujar Pendi Yusup Mukhtar Efendi selaku ketua KOPINDO . Namun, hal tersebut masih banyak yang harus dibenahi seperti  pengurus, infrastruktur, dan kantornya. Kegiatannya pun harus lebih menarik dan harus sesuai dengan publik kampus, penggunaan medianya tidak hanya melalui media cetak tapi juga menggunakan media sosial. Gunanya media sosial tidak hanya untuk hal-hal yang baru, tetapi media sosial itu bisa ...

Koperasi Pertanian Multipihak

Koperasi Pertanian Multipihak Setiap musim panen tiba, harga hasil pertanian pangan—baik padi maupun palawija—selalu jatuh. Akibatnya, petani kehilangan motivasi untuk bertani. Tak jarang harga jatuh seperti pada cabai dan tomat. Bukan hanya di bawah harga pokok produksi, ongkos panen pun bisa lebih mahal daripada harga jual. Secara politis pemerintah mungkin diuntungkan karena bisa meredam isu lain, terutama sosial politik, tetapi alangkah memprihatinkannya karena petani kecil yang menjadi korban. Jatuhnya harga menandakan lemahnya kelembagaan petani. Para petani yang hanya bergerak di sektor produksi tunduk pada kekuatan para pemilik modal besar, sebut saja jaringan mafia pangan, yang biasanya bergerak di sektor seperti pembelian, perkreditan, pengolahan, pengepakan, dan pemasaran. Para petani kecil dari sejak musim paceklik sudah dijerat oleh pen...