Langsung ke konten utama

Tujuan SDG melalui Koperasi Perempuan

  Artikel dari Esther Enove Manihuruk, Anggota Kokesma Untirta 2021


Koperasi adalah kegiatan organisasi ekonomi oleh rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan utnutk tujuan bersama. Sedangkan, fungsi dan peranan koperasi di Indonesia antara lain yaitu mengembangkan potensi, kreativitas, jiwa berorganisasi, dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, serta memperkokoh perekonomian rakyat dan nasional.

Di era modern seperti sekarang, banyak milenial mengartikan kata koperasi sendiri dengan stigma “jadul, kuno, milik orang tua, dll.” Padahal, koperasi bisa menjadi sistem ekonomi modern untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.


Koperasi memiliki tujuan yang sejalan dengan para pemimpin dunia termasuk Indonesia, yang secara resmi telah mengesahkan Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) sebagai kesepakatan pembangunan global dengan mengusung tema "Mengubah Dunia Kita: Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan" yang berisi 17 Tujuan dan 169 Target. Salah satu tujuannya yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan dengan tema Sumber Daya Manusia.

Salah satu strategi untuk koperasi agar lebih “dilirik” oleh generasi milenial adalah melakukan rebranding and upgrading. Contohnya sekarang sudah ada koperasi perempuan. Diharapkan melalui modernisasi koperasi tersebut, para perempuan milenial bisa berpartisipasi secara aktif, mendapat pengelolaan SDM yang lebih baik, mendorong minat menjadi pelaku usaha, serta mendapat kesetaraan hak dan kesempatan bagi perempuan sehingga bisa menyuarakan suaranya secara bijak.

“Koperasi perempuan merupakan bagian dari gerakan koperasi yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dan berdasarkan data Kementerian UMKM jumlah koperasi perempuan saat ini adalah 10.382 unit. Jumlah yang potensial untuk menjadi salah satu penggerak perekonomian bangsa ini. Khususnya penggerak pemberdayaan ekonomi perempuan,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Modernisasi koperasi perempuan merupakan sebuah kebutuhan pada era ekonomi digital saat ini sehingga koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Meningkatnya minat perempuan sebagai pelaku usaha berkaitan langsung dengan meningkatnya pembangunan kesetaraan gender di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukannya kolaborasi dan sinergi bersama untuk mendorong pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi melalui koperasi perempuan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategi Efektif untuk Meningkatkan Partisipasi Anggota dalam Koperasi Mahasiswa

Koperasi mahasiswa adalah salah satu wadah bagi mahasiswa untuk berkumpul, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang. Partisipasi aktif anggota dalam koperasi mahasiswa sangat penting untuk menjaga keberlanjutan dan kesuksesan organisasi ini. Namun, seringkali partisipasi anggota tidak maksimal, sehingga perlu adanya strategi efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan kontribusi dari seluruh anggota. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa strategi yang dapat membantu meningkatkan partisipasi anggota dalam koperasi mahasiswa. 1. Komunikasi Efektif  Menjalin komunikasi efektif adalah fondasi bagi hubungan yang berkelanjutan. Koperasi mahasiswa harus menjaga agar aliran informasi mengenai kegiatan, program, serta inisiatif yang sedang berlangsung dapat diterima oleh semua anggota dengan tepat waktu. Penggunaan berbagai saluran komunikasi, seperti surel, grup diskusi, dan media sosial, memungkinkan penyebaran informasi yang cepat dan merata. Selain itu...

CUMA (Caturwulan, Upgrading, Makrab, dan Milad) Kokesma 2025

Unit Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa (KOKESMA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa telah resmi menyelenggarakan Acara Cuma (Caturwulan, Upgrading, Makrab, dan Milad) 2025 yang dilaksanakan selama dua hari di Villa Ujungtebu, Kecamatan Ciomas, pada Kamis s/d Jumat, 26-27 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus KOKESMA Untirta periode 2025 sebagai bentuk penguatan internal organisasi, mempererat kebersamaan, serta memperkuat semangat dan rasa memiliki antaranggota. Acara CUMA 2025 ini mengusung tema Meningkatkan Kebersamaan dan Solidaritas Guna Terciptanya Tujuan KOKESMA yang penuh Asa Tema ini diangkat sebagai semangat untuk mempererat hubungan antaranggota, memperkuat kerja sama tim, dan menumbuhkan motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi organisasi. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan Caturwulan, yaitu sesi evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan oleh setiap departemen. Para pengurus memaparkan capaian, perkembangan, serta hambatan...

Rapat Kerja & Bukber Kokesma 2025

Unit Kegiatan Mahasiswa Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa (KOKESMA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa telah resmi menyelenggarakan Kegiatan Rapat Kerja (Raker) yang dilaksanakan di Rumah Makan Saung Sunda, Cipocok Jaya (16/03). Kegiatan Rapat Kerja ini berkolaborasi dengan salah satu program kerja dari departemen PSDA juga yaitu Kegiatan Buka Puasa Bersama. Rapat Kerja dan Buka Puasa Bersama dilaksanakan selama 1 hari yang bertempat di Rumah Makan Saung Sunda, Cipocok Jaya Pada Minggu, 16 Maret 2025. Kegiatan yang dilaksanakan terlebih dahulu adalah Rapat Kerja dimana para pengurus baru memaparkan program-program kerja di Departemennnya masing-masing selama satu periode kedepan sekaligus memberikan evaluasi, disertai dengan diskusi dan memberikan tanggapan. Acara Rapat Kerja ini terdiri dari serah terima jabatan dari kepengurusan lama ke kepungurusan baru, pelantikan dewan pengawas, pelantikan Steering Committee, pelantikan kepengurusan baru, pemaparan program kerja dari Pengawas, S...